Perhatikan contoh dimension style di bawah ini
Buka file sertaan. Silahkan download dulu ya untuk latihan simulasi praktek secara langsung: Dimension Style.dwg
Berikut merupakan tutorial bagaimana cara membuat syle dimensi sendiri.
- Buatlah block untuk style “Arrowhead” (tanda anak panah) dimension style dengan titik “Insertion Base Point” berada pada ujung tanda anak panah, misalnya dengan nama block “DIMENSI-KU” seperti tampak berikut:
- Pada menu bar klik Format > pilih Dimension Style...
Pada kotak dialog Dimension Style Manager klik salah satu Style dimensi pada kolom sebelah kiri misalnya ISO-25 > kemudian klik New...
- Maka akan muncul kotak dialog Create New Dimension Style.
Pada kotak isian New Style Name, tulis nama dimensi misalnya A3-SKALA-1.10.
Pada kotak dialog Start With, biarkan sesuai dengan defaultnya yaitu ISO-25.
Kemudian klik tombol Continue
- Langkah berikutnya muncul kotak dialog New Dimension Style: A3-SKALA-1.10
Kotak dialog tersebut terdiri atas tab Line, Symbol and Arrows, Text, Fit, Primary Units, Alternate Unit, dan Toleracne.
- Pada tab Line:
Setting Dimension lines:
Color : pilih warna garis dimensi, misalnya Color 8
Linetype: pilih tipe garis yang diinginkan, misalnya Continuous (biasanya tipe garis untuk dimensi selalu continous)
Lineweight: pilih tebal garis yang diinginkan, misalnya 0.00mm
Baseline Spacing: masukkan nilai tertentu, misalnya 0
Setting Extension lines:
Color : pilih warna garis extensi, misalnya Color 8
Linetype ext line 1 : pilih tipe garis extensi 1 yang diinginkan, misalnya Continuous
Linetype ext line 2 : pilih tipe garis extensi 1 yang diinginkan, misalnya Continuous
Lineweight : pilih tebal garis yang diinginkan, misalnya 0.00mm
Extend beyond dim line : beri nilai 0 (nol) agar dimensi tidak memiliki garis extend, atau masukkan nilai yang Anda inginkan misalnya 2, perhatikan perbedaannya
Offset from Origin : tentukan jarak extension line dari objek, misalnya 2, atau beri nilai 0 (nol) agar dimensi tidak memiliki jarak dari objek
Sehingga tab Line seperti tampak pada seperti berikut
- Kemudian klik tab Symbols & Arrows
Setting Arrowheads :
Klik combo box Fist > pilih User Arrow... > pada kotak dialog Select Custom Arrow Block, pilih block “DIMENSI-KU” yang telah Anda buat.
Lakukan hal yang sama untuk Arrowhead kedua di bawah ini
Klik combo box Second > pilih User Arrow... > pada kotak dialog Select Custom Arrow Block, pilih block “DIMENSI-KU”.
Kemudian seting leader (penunjuk objek) seperti di bawah ini.
Klik combo box Leader > pilih User Arrow... > pada kotak dialog Select Custom Arrow Block, pilih block “DIMENSI-KU”.
Pada Arrow size masukkan nilai 0.1
(catatan: besar/kecilnya arrow size sebaiknya harus proporsional dengan tinggi teks jika dimensi baru telah terbentuk, hal ini perlu perlu Anda perhatikan nantinya, karena sebuah gambar akan memiliki banyak ukuran dimensi. Anda juga dapat melakukan perbandingan baik teks maupun besar kecilnya arrow size antara dimensi yang satu dengan dimensi yang lain, misalnya antara dimensi skala 1 : 10 dan dimensi skala 1 : 20)
Pada Center marks beri nilai 1
Center mark merupakan tanda + (plus) pada titik pusat lingkaran ketika anda melakukan klik dengan toolbar center mark pada group toolbar Dimension.
Pada Dimension Break beri nilai 0
Pada Arc length symbol pilih opsi Preceeding dimension text (biarkan sesui defaultnya)
Pada Radius jog dimension biarkan sesuai defaultnya yaitu 90 derajat
Pada Linear jog dimension masukkan nilai 1.5 * text height atau biarkan sesuai dengan defaultnya.
Sehingga semua setingan pada tab Symbols and Arrows akan tampak seperti berikut:
- Kemudian klik tab Text
Setting Tex appearence:
Klik combo box Text style > pilih jenis huruf yang diinginkan, misalnya dim_cdr#2
Klik combo box Text color > pilih warna yang diinginkan misalnya black or white.
Klik combo box Fill color > pilih None sesuai defaultnya, atau pilih warna yang Anda diinginkan.
Klik combo box Text Height > masukkan yang diinginkan misalnya 2.5 satuan
Pada Fraction heighscale > biarkan sesuai defaultnya
Hilangkan tanda centang (✔) Draw frame around text.
Setting Text Placement:
Klik combo box Vertical > pilih Above, anda dapat memilih cara penempatan text yang lain misalnya Center, Below, Outside, ataupun JIS. Perhatikan perbedaanya.
Klik combo box Horizontal > pilih Centered
Klik combo box View Direction > pilih Left to Right (defaultnya)
Pada Offset from dim line > masukkan nilai 0.5
Pada Text allignment > pilih ISO standard ,agar penempatan text, ketika text di geser keluar objek (dalam contoh ini kedua garis) yang sempit akan berada diluar seperti yang tampak pada perbedaan gambar berikut (juga pada dimensi lingkaran):
- Kemudian klik tab Fit
Pada Fit Options, biarkan sesuai defaultnya (best fit).
Pada Text placement, anda dapat memilihnya “Over dimension line, with leader” untuk menempatkan teks di bawah/di atas dimension line.
Lihat perbedaanya antara “Over dimension line, with leader” dengan defaultnya yaitu “Beside the dimension line” pada gambar di bawah ini:
- Kemudian klik tab Primary Units
Pada Unit format: pilih Decimal.
Pada Precision: pilih 0
Atau jika Anda menginginkan tingkat presisi yang lebih tinggi anda bisa mengaturnya, berapa digit di belakang koma angka yang Anda inginkan.
Yang terpenting pada tab ini adalah “ Measurement scale “ yaitu nilai dari Scale factor-nya.
Masukkan nilai 1 (satu) yang berarti gambar yang Anda buat adalah skala 1:1
Sebagai ilustrasi Anda membuat rectangle/segi empat dengan ukuran @100,50 (Panjang = 100, Lebar = 50), maka pada dimensi yang Anda buat juga akan tampak 100, 50.
Perhatikan gambar di bawah ini:
Namun jika Anda memasukkan nilai 0.2 yang berarti skala 1: 5 dari 100 maka nilai yang sama akan menjadi 20,10. Lihat gambar di bawah ini:
Lalu pertanyaannya adalah, mengapa kita membuat skala gambar 1 : 1 (satu banding satu) ? Mengapa tidak secara langsung membuat skala 1 : 20, 1:50, 1:100, dan lainnya ?.
Hal ini akan dibahas pada bagian ulasan berikutnya berkaitan dengan LAYOUT dan VIEWPORT pada AutoCAD. Jika Anda menggunakan skala secara langsung, maka Anda akan selalu menghitung ukuran setiap objek yang akan dibuat. Misalnya, jika Anda ingin menggambar objek dengan dimensi 35 dengan skala 1: 20 berapakah berapakah ukuran objek yang sebenarnya?
Hal ini akan merepotkan Anda sendiri, apalagi jika gambar yang Anda buat sering berubah. Untuk itulah akan digunakan Viewport pada penskalaan gambar pada saat Layout. - Kemudian klik tab Alternate Units
Pada tab alternate unit, biarkan sesuai defaultnya.
Alternate unit merupakan dimensi alternatif yang akan muncul pada dimensi.
- Kemudian klik tab Tolerance
Pada tab Tolerance format _ methode: biarkan sesuai defaultnya None. Atau dengan kata lain Anda abaikan saja tab ini.
- Klik OK.
- Prinsip dimensi telah Anda pahami dan 1 dimensi telah anda buat.
Catatan tips :
- AutoCAD memiliki style “Arrowhead” tersendiri seperti tampak pada gambar di bawah ini:
- Dengan dimension style yang Anda buat sendiri maka gambar akan terkesan lebih “hidup”, karena ada beberapa faktor yang membuat gambar lebih “hidup” yaitu warna, tipe garis, tipe huruf, dan dimension style.
- Setiap “arrowhead” pada dimension style, selalu menggunakan block, jadi ketika anda ingin mengubah tipe arrowhead pada style dimensi, yang perlu anda rubah hanyalah bloknya. Anda harus mengeditnya dalam lingkup blok editor.
- Pembuatan dimension style sebaiknya dilakukan secara jelas dan konsisten baik nama maupun ukurannya, agar dalam penggunaannya nanti Anda tidak bingung dan ketika diprint gambar akan tetap tampak rapih dan teratur.
Silahkan anda pelajari dimensi autocad lebih lanjut pada halaman ini:
Prinsip Cara Pembuatan Style Dimensi AutoCAD Lebih Lanjut (Bagian ke-2)
Cara Mengubah Style Arrowhead Dimensi Autocad - Secara Keseluruhan dan Secara Langsung (Bagian ke-3)





























TERIMA KASIH
BalasHapusSangat membantu. Terima Kasih :)
BalasHapusassalamualikum mas. maaf saya kurang paham demension style anda kok ada iso 25 itu awalnya dari mana autocad punya saya gak ada tulisan iso-25 itu mas. tolong jelaskan
BalasHapusDimensi iso-25 biasanya saya copy-paste dari file lain, mas. Namun untuk cara membuat dimensi autocad juga bisa dari dimensi standar yang ada di dalamnya
HapusSip
BalasHapusngawurr
BalasHapusmaaf apanya yang ngawur ya, saya kurang jelas permasalahannya
Hapus